Sabtu, September 25, 2021
Daerah

13 Polisi Meregang Nyawa dalam Sehari, Rodrigo Martinez-Celis: Penghinaan Terhadap Negara Meksiko ! | Tribun

13 Polisi Meregang Nyawa dalam Sehari, Rodrigo Martinez-Celis: Penghinaan Terhadap Negara Meksiko !

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID – Kekerasan bersenjata kembali terjadi di Meksiko.

Tak tanggung-tanggung, kekerasan yang terjadi di satu di antara negara Amerika Latin tersebut bahkan menewaskan sedikitnya 13 aparat keamaan.

Dikutip dari laman Kontan.co.id, peristiwa berdarah itu disebut dilakukan oleh sekelompok orang-orang bersenjata yang menargetkan konvoy aparat keamanan Meksiko.

Dilancarkan di siang hari, aksi nekat itu menewaskan sedikitnya 13 polisi Meksiko dalam penyergapan di luar Mexico City, ibu kota negara, pada Kamis 18 Maret 2021.

Baca juga: AMERIKA Vs Rusia Terlibat Perang Dingin (Lagi) ? Gara-gara Tuduhan Presiden AS Joe Biden ke Putin

Perstiwa ini lantas disebut menjadi satu di antara pembunuhan massal terhadap pasukan keamanan terburuk dalam beberapa tahun terakhir di Meksiko.

Melansir dari laman Kontan.co.id yang merangkumnya di Reuters, foto-foto adegan mengerikan yang beredar di media sosial menunjukkan mobil polisi penuh peluru dan truk tanpa tanda.

Bersama dengan jenazah petugas yang berserakan di sepanjang jalan atau masih berada di dalam mobil.

Konvoi personel keamanan diserang di siang hari bolong oleh tersangka anggota geng di daerah Llano Grande, Coatepec Harinas, saat mereka berpatroli di wilayah itu, Rodrigo Martinez-Celis, Menteri Keamanan untuk State of Mexico mengatakan.

Baca juga: CHINA Vs Amerika Serikat, Tiongkok Bisa Hancurkan Militer AS Jika Pecah Perang di Laut China Selatan

Delapan dari petugas yang terbunuh adalah polisi negara bagian, sementara lima lainnya adalah polisi yang ditugaskan di kantor kejaksaan.

Daerah ini berada di Barat Daya Mexico City dan sekitar 64 km di Selatan Kota Toluca, ibu kota Negara Bagian State of Mexico yang padat penduduk, yang mengelilingi sebagian besar Mexico City.

“Serangan ini merupakan penghinaan terhadap negara Meksiko,”

“Kami akan menanggapi dengan semua kekuatan dan dukungan hukum,” kata Rodrigo Martinez-Celis, seperti dikutip Reuters.

Baca juga: AMERIKA Serikat Perlakukan Turki Tak Adil di Proyek Pesawat Tempur F-35, Ankara Kini Tuntut USA

Garda Nasional Meksiko memobilisasi polisi dan angkatan bersenjata mencari pelaku melalui darat dan udara.

Tidak jelas, berapa banyak tersangka penjahat yang tewas atau terluka dalam insiden tersebut, atau apakah itu melibatkan salah satu kartel narkoba utama di Meksiko.

Materi di artikel ini juga telah tayang di Kontan.co.id dengan judul Geng bersenjata sergap patroli keamanan Meksiko di siang bolong, 13 polisi tewas





Sumber Berita

admin
the authoradmin

Tinggalkan Balasan