Selasa, Agustus 3, 2021
Regional

3 ABK Ditemukan Meninggal, Tim SAR Lanjutkan Pencarian 14 Korban Lainnya yang Masih Hilang | Tribun



Tribun.website, INDRAMAYU – Pencarian anak buah kapal (ABK) yang hilang akibat tabrakan kapal di Perairan Indramayu terkendala cuaca buruk, Selasa (6/4/2021).

Kepala Kantor SAR Bandung, Deden Ridwansah, mengatakan, berdasarkan prediksi cuaca BMKG, tinggi gelombang 1,5 hingga 2 meter bakal melanda Perairan Indramayu.

Kecepatan angin diprediksi berada di 10-25 knot (barat-barat laut) dengan kecepatan arus 20-45 centimeter per detik.

“Alhamdulillah komunikasi clear, namun makin ke sini cuaca makin kurang bersahabat,” ujar Deden di Pelabuhan Eretan Wetan, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, Selasa (6/4/2021).

Namun demikian, kata Deden Ridwansah, kendala itu tidak akan menyurutkan semangat Tim SAR Gabungan dalam upaya penyelamatan.

Ia pun tetap memotivasi tim dan meminta untuk tetap berhati-hati selama menjalani operasi SAR.

Hingga saat ini, tercatat masih ada 14 ABK MV Barokah Jaya yang belum diketahui keberadaannya.

Mereka menjadi korban dalam insiden tabrakan kapal yang melibatkan MV Barokah Jaya dan MV Habco Pioneer pada Sabtu (3/4/2021) sore kemarin.

“Semua kekuatan yang ada kami kerahkan untuk melakukan penyisiran berdasarkan SAR Map Prediction yang kita buat, rencana pencarian hari ini seperti itu,” ujarnya.

Sebelumnya, Deden Ridwansah mengatakan masih ada kemungkinan hidup para anak buah kapal (ABK) MV Barokah Jaya korban mengalami tabrakan kapal di Perairan Indramayu.





Sumber Berita

admin
the authoradmin

Tinggalkan Balasan