70 Desa di Kalbar Akan Teraliri Listrik PLN, Wakil DPRD Kalbar Minta PLN Percepat Pasokan Listrik | Tribun

oleh -1 views
70 Desa di Kalbar Akan Teraliri Listrik PLN, Wakil DPRD Kalbar Minta PLN Percepat Pasokan Listrik

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalbar telah merencanakan di tahun 2021 akan terdapat 70 desa di Kalbar yang akan dialiri listrik. 

Menanggapi rencana tersebut, Wakil Anggota DPRD Provinsi Kalbar H Suriansyah mengatakan sudah seharunya rencana tersebut mulai direalisasikan.

Ia mengatakan tak sedikit desa di Kalbar mulai dari Indonesia merdeka sampai saat ini sudah 75 tahun lamanya belum dialiri listrik.

“Memang sejauh ini sejumlah desa di Kalbar ada yang belum teraliri listrik. Hal ini tentu sangat memprihatikan karena sudah 75 tahun Indonesia merdeka masih ada desa yang belum teraliri listrik,” ujarnya kepada Tribun Pontianak, Minggu 14 Maret 2021.

Baca juga: Sutarmidji Sebut 70 Desa di Kalimantan Barat Mulai Dialiri Listrik PLN Tahun Ini

Ia mengatakan tak hanya mengacu desa saja, bahkan ada satu desa yang sudah teraliri listrik, namun dusun dari desa tersebut masih  ada belum dipasang aliran listrik.

“Seharunya Pemprov Kalbar juga  mendesak PLN untuk mempercepat pemasokan jaringan ke desa ataupun dusun di Kalbar,” jelasnya.

Ia melihat hampir disemua kabupaten di Kalbar masih banyak yang belum menikmati  listrik. Pemprov Kalbar tentunya harus menyajikan data yang akurat tentang desa yang belum teraliri listrik.

Selain data, Pemprov Kalbar juga harus menyiapkan alternatif apabila desa tersebut tidak bisa menggunakan sumber tenaga listrik, mungkin nantinya bisa menggunakan daya pembangkit listrik mikro hidro.

Dengan adanya tenaga listrik yang masuk ke desa tentu akan berdampak pada kesejahteraan masyarakat

“Karena tanpa listrik tentu akan menghambat industri rumah tangga dan tidak dapat dikembangkan industri dikawasan tersebut,” jelasnya.

Ia berharap Pemprov tidak hanya melihat petaan data desa mana saaj yang belum dialiri listrik, tapi juga harus melihat desa mana saja yang dusunnya belum teraliri listrik.

“Jadi satuan lokasi yang belum teraliri listrik lebih dalam masuk ketingkat dusun seperti di Subah Kabupaten Sambas,” pungkasnya. (*)





Sumber Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *