Minggu, Agustus 1, 2021
Regional

Anggota Banser Jombang Ini Meninggal Dunia Saat Jadi Imam Shalat Tarawih dan Witir | Tribun



Tribun.website, JOMBANG – Ketua Tanfidziyah Pengurus Wilayah Nadhlatul Ulama (PWNU) Jatim, KH Marzuqi Mustamar mengucapkan belasungkawa atas meninggalnya Khadisin (61) anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Cabang Jombang.

Khadisin meniggal saat sedang menjadi imam salat Tarawih di sebuah musala, di Mojoagung, Jombang.

Sabtu (17/4/2021) malam kemarin, tubuh Khadisin ambruk saat sedang menjadi imam salat witir di Musala Al-Hidayah Pandean, Miagan, Mojoagung, Jombang.

Pria yang bermukim di Jalan Masjid RT 03 RW 07, Dukuhdimoro, Mojoagung, Jombang itu sempat tak sadarkan diri.

Baca juga: Apa Itu Doa Kamilin? Berikut Pengertian dan Bacaan Doa Kamilin setelah Shalat Tarawih

Meski telah mendapat bantuan kesehatan pertolongan pertama dari jamaah salat di belakangnya, dan warga sekitar.

Khadisin akhirnya dinyatakan meninggal dunia. Dan pada malam itu juga, jenazahnya dikebumikan di tempat pemakaman umum yang tak jauh dari permukiman tempatnya tinggal.

Menurut pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Sabilurrosyad, Gasek, Malang itu, Khadisin meninggal dalam momen yang paling indah. Yakni di tengah proses ibadah salat kepada Allah SWT.

Saking indahnya momen tak dinyana itu, KH Marzuki mengaku, bahwa dirinya sempai tak kuasa menahan haru, hingga tak sabar untuk menumpahkan perasaannya itu dengan membuat postingan tulisan dalam media sosial (medsos) memaknai momen kematian Khadisin.

“Itu top bisa-bisa saya kalah derajat dengan dia. Saya membuat tulisan; tolong sahabat nanti di akhirat, jangan lupakan saya. Gandeng tangan saya di shiratalmustakim. Pertemukan saya dengan Mbah Hasyim Asyari.”

Baca juga: Rindu Tarawih Bersama, Ibu Indah Permatasari Tak Tahu Kabar Anaknya Sejak Jadi Istri Arie Kriting

Menurut KH Marzuki, momen kematian Khadisin saat menjalani prosesi ibadah itu lazim disebut dalam Islam sebagai Husnul Khotimah.





Sumber Berita

admin
the authoradmin

Tinggalkan Balasan