Minggu, Agustus 1, 2021
Regional

Banjir Bandang di Flores Timur, 20 Warga Meninggal Dunia Ditemukan dan 5 Lainnya Masih Dicari | Tribun



Laporan Wartawan Tribunnews.com, Gita Irawan

Tribun.website, JAKARTA – BPBD Kabupaten Flores Timur melaporkan sebanyak 20 warga ditemukan meninggal dunia akibat banjir bandang yang terjadi di beberapa kecamatan pada pagi ini Minggu (4/4/2021) pukul 01.00 waktu setempat. 

Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati mengatakan hingga siang ini, pukul 11.00 WIB, BPBD setempat juga melaporkan sembilan orang luka-luka dan lima lainnya masih hilang.

“Korban meninggal dan lima warga luka teridentifikasi di Desa Lamanele, Kecamatan Ile Bokeng,” kata Raditya dalam keterangan resmi Humas BNPB pada Minggu (4/4/2021).

Sedangkan di Desa Waiburak Kecamatan Adonara Timur, kata dia, dua warganya dilaporkan hilang. 

Sebanyak empat warga luka-luka, lanjut dia, telah dirawat di puskesmas setempat.

“Sementara itu, sebanyak tiga warga yang juga dilaporkan hilang berada di Desa Oyang Barang, Kecamatan Wotan Ulumado,” kata Raditya.

Baca juga: Nelayan Flores Hanyut hingga Australia saat Melaut di Cuaca Buruk, 3 Temannya Pilih Lompat ke Laut

  BPBD melaporkan 49 KK terdampak akibat bencana tersebut dan puluhan rumah warga tertimbun lumpur di Desa Lamanele Kecamatan Ile Bokeng. 

Selain itu, kata dia, ada rumah warga sekitar hanyut terbawa banjir serta jembatan putus di  Desa Waiburak Kecamatan Adonara Timur. 

“Aparat pemerintah desa masih terus melakukan pendataan di lapangan. Pihak pemerintah daerah telah melakukan rapat terbatas antara Bupati, TNI, Polri dan instansi terkait. Salah satunya dengan pembentukan posko penanganan darurat,” kata Raditya.





Sumber Berita

admin
the authoradmin

Tinggalkan Balasan