Minggu, Agustus 1, 2021
Daerah

Besaran Bayar Zakat Fitrah, Maal dan Fidyah Wilayah Kapuas Hulu | Tribun

Besaran Bayar Zakat Fitrah, Maal dan Fidyah Wilayah Kapuas Hulu

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUAS HULU – Penyelenggara Zakat dan Wakaf, Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kapuas Hulu Wakasman menyatakan, berdasarkan hasil rapat tanggal 15 April 2021 kemarin, bahwa telah menetapkan besaran zakat maal, zakat fitrah, dan fidyah wilayah Kabupaten Kapuas Hulu.

“Dalam menetapkan besaran zakat tersebut, kami melibatkan sejumlah unsur seperti MUI, Baznas, Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM Kapuas Hulu, Bulog, Ketua Ormas, Perwakilan Masjid, Kepala KUA, dan lainnya,” ujarnya kepada Tribun, Senin 19 April 2021.

Wakasman menjelaskan, Zakat fitrah (makan pokok) ada lima (5) klasifikasi dengan masing-masing hitungan bentuk mata uang rupiah, misalnya klasifikasi pertama beras seberat 2,5 kilogram dengan harga Rp 20 ribu perkilogram jadi jumlah mata uang rupiah hanya sebesar Rp 50 ribu.

“Terus klasifikasi kedua, berat beras 2,5 kilogram dengan harga Rp 18 ribu perkilogram, dan jumlah mata uang rupiah Rp 45 ribu. Kemudian, klasifikasi ketiga beras 2,5 kilogram harga Rp 16 ribu jumlah uangnya Rp 40 ribu. Klasifikasi keempat beras 2,5 kilogram harga Rp 12 ribu uangnya Rp 30 ribu, dan klasifikasi kelima beras 2,5 kilogram dengan harga Rp 9 ribu uang Rp 22.500,” ucapnya.

Baca juga: Cara Menghitung Zakat Mal atau Zakat Penghasilan dan Berapa Besaran Zakat Fitrah ?

Sedangkan untuk zakat maal atau zakat harta yaitu, jika harta kekayaan telah mencapai 1 tahun, nisabnya senilai emas murni 85 gram dikali Rp 780.000 dengan jumlah Rp 66.300.000, terus dikali 2,5 persen, maka jumlah zakat hartanya sebesar Rp 1.657.500.

“Kalau untuk fidyah sendiri adalah bagi yang tidak mampu puasa, dengan alasan yang dibenarkan oleh syar’i, maka wajib membayar fidyah. Misalnya, klasifikasi pertama Rp 40 ribu perhari, klasifikasi kedua Rp 30 ribu perhari, klasifikasi ketiga Rp 20 ribu perhari, dan klasifikasi keempat Rp 10 ribu perhari,” ujarnya.

Wakasman menyatakan, kepada wajib zakat untuk membayar zakat fitrah, zakat maal dan fidyah dimulai awal Ramadhan 1442 H sampai dengan 1 Syawal 1442 H, dengan tidak mengabaikan protokol kesehatan, demi pencegahan penyebaran virus Corona yang masih mewabah.

“Membayar kewajiban zakat harus melalui unit pengumpul zakat (UPZ) Masjid, Surau wilayah masing-masing atau langsung ke Baznas Kabupaten Kapuas Hulu, paling lama 5 hari sebelum 1 Syawal 1442 H, dan kepala UPZ dimohon pendistribusian kepada Mustahiq paling lama 3 hari sebelum 1 Syawal 1442 H,” ungkapnya. (*)





Sumber Berita

admin
the authoradmin

Tinggalkan Balasan