Minggu, Agustus 1, 2021
Internasional

Buntut Macetnya Lalu Lintas Terusan Suez, Mesir Sita Kapal Ever Given, Minta Kompensasi Rp 13 T | Tribun

Sebuah gambar yang dirilis oleh Otoritas Terusan Suez Mesir pada 29 Maret 2021, menunjukkan seorang pria mengibarkan bendera Mesir setelah kapal kontainer MV 'Ever Given' berbendera Panama sepenuhnya terlepas dari tepi Suez. Kapal itu diapungkan kembali dan Terusan Suez dibuka kembali, memicu bantuan hampir seminggu setelah kapal kontainer besar itu macet dan memblokir arteri utama untuk perdagangan global. Kru penyelamat telah bekerja sepanjang waktu sejak kecelakaan yang disebabkan angin kencang dan jarak pandang yang buruk selama badai pasir.


Tribun.website – Pihak berwenang Mesir menyita kapal kontainer raksasa Ever Given yang memblokir Terusan Suez selama sepekan bulan lalu.

Langkah ini diambil di tengah laporan perselisihan mengenai kerugian finansial pihak terkait.

Pengadilan Mesir memerintahkan pemilik kapal kontainer Jepang berbendera Panama, Shoei Kisen Kaisha membayar kompensasi senilai 900 juta dolar Amerika atau setara Rp 13 triliun.

Dilansir CNN, tagihan dalam jumlah besar tersebut juga termasuk biaya pemeliharaan dan biaya operasi penyelamatan Ever Given.

Operasi penyelamatan internasional bekerja sepanjang waktu untuk mengeluarkan kapal dari tepi kanal, yang semakin meningkatkan urgensi dan perhatian global setiap hari.

Baca juga: Joe Biden Hentikan Perang AS-Taliban di Afghanistan: Ini Waktunya Akhiri Forever War

Baca juga: Kapten Laut Wanita Disalahkan atas Insiden Terusan Suez, padahal Tidak Berada di Tempat Kejadian

Sebuah gambar yang dirilis oleh Otoritas Terusan Suez Mesir pada 29 Maret 2021, menunjukkan seorang pria mengibarkan bendera Mesir setelah kapal kontainer MV ‘Ever Given’ berbendera Panama sepenuhnya terlepas dari tepi Suez. Kapal itu diapungkan kembali dan Terusan Suez dibuka kembali, memicu bantuan hampir seminggu setelah kapal kontainer besar itu macet dan memblokir arteri utama untuk perdagangan global. Kru penyelamat telah bekerja sepanjang waktu sejak kecelakaan yang disebabkan angin kencang dan jarak pandang yang buruk selama badai pasir. (SUEZ CANAL AUTHORITY / AFP)

Seperti diketahui, kapal-kapal dari seluruh dunia, yang membawa bahan bakar dan kargo penting, tak dapat memasuki kanal karena insiden tersebut.

Ever Given berhasil diapungkan kembali pada Senin (29/3/2021) dan dipindahkan ke Great Bitter Lake di dekatnya untuk diperiksa kelayakannya dan memungkinkan perbaikan dilakukan.

Sekira 25 awak warga negara India tetap di atas kapal.

Shoei Kisen Kaisha mengatakan perusahaan asuransi dan pengacara sedang mengerjakan klaim kompensasi, dan menolak berkomentar lebih lanjut.

Manajer teknis kapal, Bernhard Schulte Shipmanagement (BSM), pada Rabu (14/4/2021) mengatakan bahwa kapal telah dinyatakan aman untuk perjalanan selanjutnya ke Port Said di Laut Mediterania, tetapi ditahan karena perselisihan antara Otoritas Terusan Suez (SCA) dan pemilik kapal.



Sumber Berita

admin
the authoradmin

Tinggalkan Balasan