Sabtu, September 25, 2021
Daerah

Demokrat NTT Belum Putuskan Sanksi Bagi Kader Yang Terlibat | Tribun

Demokrat NTT Belum Putuskan Sanksi Bagi Kader Yang Terlibat

Demokrat NTT Belum Putuskan Sanksi Bagi Kader Yang Terlibat

POS-KUPANG.COM | KUPANG —  Partai Demokrat pimpinan daerah Nusa Tenggara Timur (NTT) belum memutuskan dugaan keterlibatan para kader Demokrat berasal dari NTT dalam kongres luas biasa (KLB) Deli Serdang, Sumatra Utara yang dinilai fiktif.

Informasi ini disampaikan sekretaris DPD  partai Demokrat NTT, Ferdi Leu, kepada POS-KUPANG.COM, Sabtu ,(13/3/2021). Ia mengatakan hingga kini DPD Demokrat NTT, belum menemukan bukti yang akurat untuk menindaklanjuti laporan tersebut.

“Kader-kader yang diduga terlibat umumya anggota biasa, ada yang mantan pengurus, bahkan ada yang sudah pindah partai. Ini yg kami duga, kami curigai” jelas Ferdi.

Atas belum cukup bukti, DPD partai Demokrat NTT sendiri, belum melakukan tindakan secara organisasi, baik pemanggilan, klarifikasi dan sanksi belum bisa dilakukan oleh pihak DPD Demokrat NTT.

Sebelumnya, berbagai informasi beredar di jagat Maya terkait dugaan keterlibatan anggota kader Demokrat di KLB, Jumat (5/3/2021) lalu.

KLB yang memilih kepala staf kepresidenan RI, Moeldoko sebagai ketua umum itu ditentang oleh para ketua DPD Demokrat, salah satunya ketua DPD  Demokrat NTT, Jefri Riwu Kore bersama seluruh ketua DPC Demokrat se NTT.

“Kami menolak KLB Deli Serdang dan setia kepada ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono sesuai hasil kongres V partai Demokrat 2020” sebut Jefri dalam deklarasi menolak KLB Sumut, yang menurutnya KLB abal-abal.

Deklarasi tersebut dilaksanakan usai Rapat Koordinasi Daerah khusus Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrat Provinsi Nusa Tenggara Timur, yang berlangsung di Kota Kupang, Sabtu (13/3/2021).

Jefri menegaskan, nilai kesetiaan mahal dan tidak dijual dimana-mana. Kesetiaan lahir arena komitmen yang sungguh pada kebenaran dan keadilan. 

Ia berharap seluruh kader Demokrat dan ketua DPC yang hadir dalam rapat koordinasi daerah khusus partai Demokrat tersebut agar menanamkan kesetiaan pada diri sendiri dan partai yang kini yang telah menjadi rumah besar untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat.

Selain itu, Jefri Riwu Kore juga memberikan apresiasi pada seluruh DPC yang telah hadir pada rapat dan deklarasi mendukung AHY sebagai ketua Umum Demokrat yang sah.

Baca juga: Marianus Mote Bay Senang Bisa Dilibatkan untuk Membersihkan Pagar Bandara Soa

Baca juga: Anggota DPRD Mabar : Dorong Pemkab Rencanakan Pembangunan Jalan & Jembatan di Nisar Desa Nanga Bere

Deklarasi tersebut juga sekaligus menyampaikan sikap bahwa seluruh pengurus DPD dan DPC hingga PAC (Pengurus Anak Cabang) partai Demokrat di NTT mendukung Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai ketua Umum partai Demokrat yang sah hasil kongres 15 Maret 2020 di Jakarta.(Laporan reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi)





Sumber Berita

admin
the authoradmin

Tinggalkan Balasan