Minggu, Agustus 1, 2021
Daerah

Endah Sugiarti Harap Perempuan Nahdliyin Tekuni Pengetahuan Berbasis Teknologi | Tribun

Endah Sugiarti Harap Perempuan Nahdliyin Tekuni Pengetahuan Berbasis Teknologi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG – Perempuan Nahdliyin Kabupaten Sintang, diharapkan tidak hanya tangguh dan bermartabat, tapi juga punya ilmu dan wawasan khususnya di bidang teknologi yang saat ini semakin canggih.

Hal itu diharapkan oleh Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Sintang, Endah Sugiarti. Menurutnya, perempuan Nahdliyin diharapkan kuat dalam menghadapi segala masalah baik di rumah maupun diluar, dalam organisasi maupun di dunia pekerjaan.

“Terlebih diera millenial ini perempuan harus bisa menggenggam visi dan misi dimana berbekal ilmu dan wawasan khususnya di bidang teknologi yang semakin canggih,” ujar Endah, Senin 5 April 2021.

Endah menilai, para perempuan harus menekuni pengetahuan berbasis teknologi untuk menyampaikan informasi dan mencari pengetahuan. Sebah, perempuan tangguh juga perempuan yang mampu berdiri dan tidak lari dari masalah melainkan bersikap mandiri dan teguh.

“Sosok seperti ini lah yang membuat perempuan semakin di segani dan membuat perempuan mampu untuk bertahan di tengah kehidupan saat ini,” jelasnya.

Baca juga: Pesan Anuar Akhmad pada Mahasiswa Sintang: Jangan Datang Duduk Pulang

Oleh sebab itulah, Endah membuat Fatayat membuat terobosan dalam program kerja yang massif dan maksimal. Di mana program fatayat NU Sintang lima tahun kedepan adalah adanya innovasi pengkaderan dan kemandirian organisasi melalui ekonomi kreatif.

“Semoga dengan terobosan tersebut, fatayat mampu mampu membumi dan semakin di kenal di bumi senentang khususnya,” harapnya.

Pengurus Wilayah Fatayat NU Kalbar, Ita Nurcholifah berpesan kepada PC Fatayat NU Kabupaten Sintang agar selalu kompak dan menjadikan modal integritas moral untuk membangun peradaban keluarga, organisasi, daerah serta tentunya harus memberikan dukungan dan kontribusi bagi pemerintah daerah dalam melaksanakan pembangunan.

Selain itu, Ita juga mengingatkan PC Fatayat NU Sintang harus mengembangkan semangat kerja keras dalam membangun ekonomi keluarga, sehingga kader fatayat tidak menjadi beban negara.

“Perlahan kita semua harus menjadi warga negara yang mandiri, dengan tingkat ekonomi yang maju sehingga mampu benar-benar berkontribusi bagi kemajuan ekonomi daerah maupun negara. Bukan suatu kemustahilan jika kita mau bekerja keras dan saling membantu, bergotong-royong mewujudkan suatu tatanan organisasi yang maju, modern dan penuh keberkahan,” pesannya. (*)





Sumber Berita

admin
the authoradmin

Tinggalkan Balasan