Gelombang Keempat Pandemi Covid-19 di Jepang Diwarnai Mutan Baru Virus Corona | Tribun

  • Whatsapp
Gelombang Keempat Pandemi Covid-19 di Jepang Diwarnai Mutan Baru Virus Corona

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

Tribun.website, TOKYO – Gelombang pandemi keempat infeksi virus corona yang akan terjadi di masa depan menurut Kepala klinik darurat Fujimi, Dr Akira Kano akan banyak diwarnai oleh mutan baru corona yang jauh semakin cepat menyebar di dunia.

“Memang mutan baru tersebut sangat cepat sekali dan sangat kuat penyebarannya bahkan juga menyasar kepada anak-anak,” papar Dr Akira Kano, Sabtu (13/3/2021) di TV Asahi.

Oleh karena itu pandemi gelombang keempat di Jepang di masa mendatang dia percaya akan banyak diwarnai oleh infeksi akibat mutan corona baru tersebut.

“Itulah sebabnya gelombang keempat nantinya akan banyak diwarnai oleh mutan baru corona virus tersebut nantinya. Kita mesti jauh hati-hati dari sekarang,” pesan Dr Akira Kano.

Baca juga: PT Howa Indonesia Kembali Dapat Pinjaman Ratusan Ribu Dolar AS dari Bank Jepang

Baca juga: Bank Mizuho Jepang Sebulan Empat Kali Error, Presiden Koji Fujiwara Minta Maaf

Dr Akira Kano juga mengharapkan agar masyarakat tetap menahan diri di rumah meskipun telah divaksinasi sekali pun.

“Mutan baru tersebut ada kemungkinan tidak mempan oleh vaksinasi yang telah kita terima, apalagi bagi mereka yang telah terinfeksi corona. Dia sangat kuat dan kemajuan dari virus corona konvensional sebelumnya,” pesan Dr Akira Kano.

Sebagai catatan data yang ada di Kobe antara 26 Februari 2021 sampai dengan tanggal 4 Maret 2021 tercatat sebanyak 38,8 persen dari yang terinfeksi corona di Kota Kobe telah terinfeksi oleh mutan baru virus corona tersebut.

Sementara itu Forum bisnis WNI di Jepang baru saja meluncurkan pre-open Belanja Online di TokoBBB.com yang akan digunakan sebagai tempat belanja para WNI dan orang Jepang yang ada di Jepang. Info lengkap lewat email: bbb@jepang.com



Sumber Berita

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *