Minggu, September 26, 2021
Daerah

Gelombang Ketiga Corona di Sintang, Pemuda Tanpa Komorbid Meninggal | Tribun

Gelombang Ketiga Corona di Sintang, Pemuda Tanpa Komorbid Meninggal

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG – Bupati Sintang, Jarot Winarno mengungkapkan saat ini tengah terjadi gelombang ketiga corona di Kabupaten Sintang. Virusnya kata dia, beda dengan yang terdahulu.

Saking ganasnya, seorang pemuda tanpa riwayat penyakit penyerta meninggal dunia akibat terpapar covid-19.

“Kasus sekarang beda. Satu banyak positif rate tinggi, yang meninggal pun bayak, strain sekarang beda, dulu OTG sekarang ganas. Bulan April ini varian ganas. Beda dengan yang dulu, bulan ini meninggal ada yang muda, umurnya 32 dan tidak ada penyakit penyerta,” ungkap Jarot, Senin 19 April 2021.

Jarot meminta agar Satgas Penanganan Covid-19 memberikan edukasi kepada masyarakat.

Baca juga: Corona Sebabkan 14 Orang Meninggal di Sintang dalam 2 Pekan, Kadiskes Jelaskan Sebabnya

Sebab, Jarot merasa tingkat kewaspadaan masyarakat kini rendah tentang resiko terpapar corona. Mereka berfikir, sudah ada program vaksinasi.

“Tolong diedukasi masyarakat, sehingga persepsi mereka tentang resiko terkena corona menjadi tinggi lagi. Sekarang sudah rendah. Sekarang masyarakat berfikir begini, ‘Tak apa bah kena corona paling 10 hari isolasi mandiri dah sehat lagi. Malah dapat antibody. Daripada nunggu vaksinasi lama’, kadang mereka berpikir begitu,” ungkap Jarot.

Padahal, kata Jarot imunitas kelompok yang diharapkan dengan program vaksinasi corona akan sangat lama. Vaksinasi tidak akan tuntas pada bulan Juli.

“Sementara orang yang sudah divaksin pun, staf saya satu, masih bisa positif, karena tingkat efikasinya hanya 60 persen. Vaksinasi itu termasuk mengurangi resiko terpapar corona, apalagi terjadi imunitas kelompok, tetapi tidak bisa diandalkan hanya satu-satunya itu. Yang terpenting protokol kesehatan,” jelas Jarot. (*)





Sumber Berita

admin
the authoradmin

Tinggalkan Balasan