Minggu, September 26, 2021
Regional

Guru Aniaya Murid yang Kumpulkan Tugas, Korban Sampai Ketakutan Ogah Sekolah, Kini Berdamai | Tribun



Tribun.website — Seorang guru lakukan penganiayaan terhadap muridnya.

Korban pun sempat ketakutan dan enggan pergi sekolah.

Kini pelaku dan korban sudah berdamai.

Permasalahan yang terjadi antara seorang guru bernama TLH dan murid bernama J di SMP Negeri Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir telah diselesaikan secara damai.

Kasi Kurikulum SMP Dinas Pendidikan OKI, Drs. Marlian mengatakan kedua belah pihak sudah bertemu secara langsung dan sepakat untuk berdamai, Jum’at (19/3/2021) pagi.

“Tadi pagi pertemuan berlangsung di SMPN 1 Kayuagung dengan dihadiri orangtua murid, guru TL, kepala sekolah, dan pengurus sekolah yang ditindaklanjuti dengan membuat surat perjanjian damai,” katanya saat ditemui di ruangannya.

Diterangkan Marlian, dalam pertemuan itu pihaknya juga telah memberikan teguran langsung dan pemberian peringatan agar guru TL tidak mengulangi hal demikian.

“Sedangkan J murid kelas VII yang sebelumnya enggan kembali bersekolah karena takut. Sudah menyatakan akan masuk sekolah seperti biasanya,” jelasnya.

Dengan adanya peristiwa itu, maka ke depan dinas pendidikan akan lebih mengedepankam sosialisasi terhadap seluruh guru SMP.

Baca juga: Polres dan Kodim Manggarai Barat Dalami Dugaan Penganiayaan Warga oleh Oknum Aparat

Baca juga: Seorang Mahasiswa Diduga Dianiaya hingga Tewas saat Ikuti Diksar Mapala, 16 Orang jadi Tersangka

Baca juga: Pria di Bone Dianiaya Hingga Alami Luka Tebasan di Punggung dan Leher, Pemicunya Gara-gara Sapi

“Kami akan lebih meningkatkan sosialisasi terhadap kepala sekolah agar memahami batasan-batasan mengajar dan dalam sanksi pendidikan,” tegasnya.





Sumber Berita

admin
the authoradmin

Tinggalkan Balasan