Sabtu, September 25, 2021
Internasional

 India Catat Rekor Terendah Kasus Baru Covid-19 Selama Lebih dari Sebulan Terakhir | Tribun

 India Catat Rekor Terendah Kasus Baru Covid-19 Selama Lebih dari Sebulan Terakhir

Tribun.website, BENGALURU — India melaporkan pada Jumat (28/5/2021) sebanyak 186.364 kasus baru infeksi Covid-19 selama 24 jam terakhir. Angka kenaikan kasus harian kali ini adalah terendah sejak 14 April lalu.

Otoritas kesehatan juga melaporkan kasus kematian naik 3.660 orang.

Jumlah kasus infeksi Covid-19 di negara Asia Selatan ini, sekarang mencapai 27,56 juta, dengan jumlah kasus kematian di angka 318.895 orang, data kementerian kesehatan menunjukkan seperti dilansir Reuters dan Channel News Asia, Jumat (28/5/2021).

Penghitungan resmi India tentang kasus harian virus corona telah utrun drastis dalam beberapa hari terakhir, menawarkan harapan baru bahwa gelombang kedua telah surut.

Tetapi ada kekhawatiran serius bahwa banyak kasus infeksi baru tidak dilaporkan, sebagian besar karena pengujian di pedesaan masih berlangsung.

Jumlah kasus Covid-19 di kawasan Asia Selatan melampaui 30 juta pada hari Jumat.

Wilayah – India, Bangladesh, Pakistan, Bhutan, Nepal, Maladewa dan Sri Lanka – menyumbang 18 persen kasus global dan hampir 10 persen kasus kematian.

Bulan ini, India membuka kampanye vaksinasi virus corona kepada semua orang yang berusia 18 tahun ke atas.

Namun, belum dapat memenuhi permintaan vaksin meskipun menjadi salah satu produsen vaksin terbesar di dunia.

India telah menginokulasi rakyatnya dengan vaksin AstraZeneca yang diproduksi secara lokal di Serum Institute of India, Covaxin yang dibuat oleh perusahaan lokal Bharat Biotech dan telah mulai meluncurkan Sputnik V Rusia.

Baca juga: Hadapi Gelombang Kedua Covid-19, Pendeta di India Berdoa Memohon belas kasih dari Dewi Korona

Perdana Menteri Narendra Modi menghadapi kritik atas kegagalan untuk mengamankan vaksin karena hanya sekitar 3 persen dari 1,3 miliar populasi India telah sepenuhnya divaksinasi, tingkat terendah di antara 10 negara dengan kasus terbanyak.

 Untuk memenuhi permintaan domestik, India menghentikan sementara ekspor vaksin pada bulan Maret, setelah menyumbangkan atau menjual lebih dari 66 juta dosis.

Namun, India masih menghadapi kekurangan vaksin dan beberapa pemerintah negara bagiannya, dan bahkan kota-kota seperti Mumbai, telah meluncurkan tender global atau mencari ekspresi minat dari perusahaan-perusahaan seperti Pfizer, Moderna dan Johnson dan Johnson untuk persediaan mendesak.(Reuters/Channel News Asia)



Sumber Berita

admin
the authoradmin

Tinggalkan Balasan