Sabtu, September 25, 2021
Politik

Isu Jabatan Presiden 3 Periode, 99,9% DPD RI Diyakini akan Menolak | Tribun


Tribun.website  – Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI diyakini akan menolak isu perubahan masa jabatan presiden menjadi tiga periode.

Hal itu diungkapkan anggota DPD RI, Abdul Rachman Thaha.

Thaha mengungkapkan, anggota DPD RI mendukung amandemen Undang-Undang Dasar (UUD) 1945.

Namun, semata-mata terkait pokok-pokok haluan negara penataan kelembagaan MPR, dan penguatan kelembagaan DPD.

“Sementara terkait perubahan masa jabatan presiden menjadi tiga periode, 99,9 persen keyakinan saya bahwa 136 orang anggota DPD menolak amandemen UUD,” ungkap Thaha kepada Tribunnews.com, Rabu (17/3/2021).

Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Abdul Rachman Thaha (Istimewa)

Baca juga: Jokowi Menampik, Mungkinkah Jabatan Presiden 3 Periode? Begini Analisa Pengamat Politik

Sementara itu Thaha menegaskan jika ia menolak isu perpanjangan masa jabatan presiden.

“Saya pribadi akan bersikukuh pada sikap penolakan itu sampai akhir masa jabatan saya di DPD RI,” ungkapnya.

“Jika saya mengetahui ada anggota DPD yang berpolitik transaksional dengan cara yang tidak etis terkait perubahan masa jabatan presiden, saya akan buka nama yang bersangkutan ke masyarakat,” imbuh Thaha.

Lebih lanjut Thaha menilai, isu masa jabatan presiden tiga periode, hanya pancingan terhadap watak kenegarawanan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Anggaplah bahwa pada isu lain, publik mempersoalkan sikap kenegarawanan Presiden.”



Sumber Berita

admin
the authoradmin

Tinggalkan Balasan