Minggu, Agustus 1, 2021
Internasional

Jepang akan Lepaskan 1 Juta Ton Air Kontaminasi Olahan Pembangkit Nuklir Fukushima ke Laut | Tribun

Tangki air limbah nuklir mengandung Tritium di Fukushima


Tribun.website – Pemerintah Jepang mengumumkan akan melepaskan lebih dari satu juta ton air terkontaminasi yang diolah pembangkit nuklir Fukushima ke laut pada Selasa (13/4/2021).

Langkah yang ditempuh Jepang ini ditentang oleh negara tetangga, termasuk China.

Tiongkok menyebut keputusan Jepang untuk melakukan hal tersebut “sangat tidak bertanggung jawab”.

Mengutip Reuters, Jepang berargumen bahwa pelepasan air kontaminasi ke laut diperlukan guna melanjutkan proses dekomisioning (kegiatan untuk menutup fasilitas dan memulihkan kondisi lingkungan sekitar fasilitas-Red) kompleks pabrik, setelah lumpuh akibat gempa bumi dan tsunami 2011 lalu.

Baca juga: Pembuangan Air Limbah Tritium Fukushima Jepang ke Laut Tahun 2023 Dengan Kadar Radioaktif Normal

Baca juga: TEPCO Temukan Massa Seperti Gel dengan Radiasi Tinggi Nuklir di Fukushima Jepang

Tangki air limbah nuklir mengandung Tritium di Fukushima (Foto Tepco)

Hampir 1,3 juta ton air yang terkontaminasi, atau cukup untuk mengisi sekira 500 kolam renang ukuran olimpiade.

Air kontaminasi tersebut disimpan dalam tangki besar di pabrik Fukushima Daiichi dengan biaya tahunan sekira 912,66 juta dolar Amerika dan ruang hampir habis.

“Melepaskan air olahan adalah tugas yang tidak dapat dihindari,” ucap Perdana Menteri Yoshihide Suga.

Suga menerangkan bahwa proses tersebut akan memakan waktu puluhan tahun untuk diselesaikan.

Keputusan itu diambil sekira tiga bulan sebelum Olimpiade Tokyo yang ditunda, dengan beberapa acara akan diadakan sedekat 60 kilometer dari pabrik yang rusak.

Amerika Serikat mencatat bahwa Jepang telah bekerja sama dengan Badan Energi Atom Internasional dalam menangani situs tersebut.



Sumber Berita

admin
the authoradmin

Tinggalkan Balasan