Kelompok Pemeras yang Ngaku Anggota Polisi Diciduk, 9 Kali Beraksi di Kediri dan Tulungagung | Tribun

oleh -2 views



Laporan Wartawan Tribun Jatim David Yohanes

Tribun.website, TULUNGAGUNG – Satu komplotan pemerasan dengan modus ngaku-ngaku sebagai polisi Tim Khusus Macan Agung Satrekrim Polres Tulungagung.

Untuk menjerat mangsanya, kawanan ini memanfaatkan seorang perempuan yang mengunggah status “Open BO” di media sosial.

Saat korban akan berkencan dengan umpan, tiga tersangka menggerebek kamar dan mengintimidasi korban.

Komplotan mengaku sebagai polisi lalu menawarkan uang damai agar perkaranya tidak diteruskan.

Tiga tersangkaa anggota komplotan itu adalah Adi Indra Guna (35) warga  Perum Delta Kuto Anyar Kecamatan Tulungagung, Dany Setiawan (36) warga Desa/Kecamatan Kedungwaru dan Sujianto (44) alias Jliteng warga Dusun Dwiwibowo  Desa/Kecamatan Kedungwaru.

Baca juga: IRT di Bengkulu Jadi Tersangka Kasus Pemerasan dan Pengancaman, Korbannya Mantan Camat

Dalam penyidikan, polisi mengungkap serangkaian pemerasan yang dilakukan kawanan ini.

“Ada uang Rp 3.100.000 di tangan DS (Dany) ternyata bukan dari korban yang melapor.

Itu uang dari sejumlah TKP,” terang Kasubag Humas Polres Tulungagung, Iptu Tri Sakti Saiful Hidayat.

Polisi sementara berhasil mengungkap 9 kasus dengan modus “Open BO”, tujuh di Tulungagung dan dua di Kediri.





Sumber Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *