Kenapa Presiden Meksiko Tidak Beri Ucapan Selamat kepada Joe Biden? | Tribun

  • Whatsapp
Kenapa Presiden Meksiko Tidak Beri Ucapan Selamat kepada Joe Biden?

Tribun.website, MEXICO CITY – Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador mengatakan dia tidak akan memberi selamat kepada pemenang pemilihan presiden AS sampai gugatan hukum diselesaikan.

Hal ini dilakukannya dalam upaya nyata untuk menghindari perselisihan dengan Washington.

Joe Biden dari Partai Demokrat memenangkan pemilihan pada hari Sabtu setelah kemenangan di negara bagian Pennsylvania yang menjadi medan pertempuran membuatnya melampaui ambang 270 suara Electoral College.

Baca juga: Joe Biden Menang, Donald Trump Tertunduk saat Masuk ke Gedung Putih

Meksiko adalah mitra dagang utama Amerika Serikat, dengan lebih dari US$ 600 miliar.

Hubungan bilateral dengan tetangga utaranya sejauh ini adalah yang paling penting bagi Meksiko.

“Berkenaan dengan pemilihan AS, kami akan menunggu sampai semua masalah hukum diselesaikan,” kata Lopez Obrador pada konferensi pers.

“Saya tidak bisa memberi selamat kepada satu kandidat atau yang lainnya. Saya ingin menunggu sampai proses pemilihan selesai.”

Presiden dari partai Republik Donald Trump telah mengajukan serangkaian tuntutan hukum untuk menantang hasil tersebut, tetapi pejabat pemilihan di negara bagian di seluruh negeri mengatakan tidak ada bukti penipuan yang signifikan, dan para ahli hukum mengatakan upaya Trump tidak mungkin berhasil.

Presiden Meksiko mengaitkan kehati-hatiannya dengan tuduhan penipuannya sendiri dalam dua pemilihan presiden yang dia lawan, pada tahun 2006 dan 2012, sebelum memenangkan pencalonan ketiganya pada tahun 2018.

Keengganannya untuk mengomentari hasil AS sangat berbeda dengan ucapan selamat yang diberikan kepada mantan Presiden Bolivia Evo Morales tahun lalu meskipun oposisi mengklaim penipuan dalam upaya pemilihan ulang itu.



Sumber Berita

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *