Sabtu, September 25, 2021
Internasional

Kisah Pilu Sejumlah Bocah Menangisi Temannya yang Ditembak Mati Aparat Myanmar saat Bermain | Tribun

Kisah Pilu Sejumlah Bocah Menangisi Temannya yang Ditembak Mati Aparat Myanmar saat Bermain

Tribun.website – Cerita memilukan kembali datang dari konflik perebutan kekuasaan yang tengah terjadi di Myanmar.

Kali ini, cerita memilukan menimpa seorang bocah berusia 13 tahun yang ditembak mati oleh pasukan militer Myanmar.

Akibat peristiwa tragis itu, sejumlah bocah yang merupakan teman bermain korban menangisi kepergiannya.

Baca juga: Setelah Serangan Diam, Demonstran Gunakan Taktik Baru Serangan Sampah untuk Lawan Junta Myanmar

Baca juga: Korban Kekerasan Rezim Militer Myanmar Bertambah, Total Lebih dari 500 Orang

Dalam sebuah video yang berhasil terekam, teman-teman korban tampak menangis tersedu-sedu.

Mereka juga tampak menyesalkan kejadian itu dengan terus mengusap-usap tutup peti mati korban.

Dikutip dari Daily Mail pada Selasa (30/3/2021), korban kebiadaban aparat tersebut bernama Sai Wai Yan.

Diketahui, ia ditembak mati oleh aparat di daerah Yangon, Myanmar pada Sabtu (27/3/2021) lalu.

Ratapan temannya yang menangisi kepergian Sai Wai Yan pun menjadi viral dan mendapat sorotan dari dunia internasional.

Dalam video juga menunjukkan, beberapa temannya harus digendong oleh orang dewasa untuk melihat jasad terakhir Sai Wai Yan sebelum dimakamkan pada Minggu (28/3/2021) lalu.

Kejadian yang menewaskan Sai Wai Yan ini bermula kala ia dan seorang temannya tengah asyik bermain bersama di teras rumah di wilayah Mingalar Taungnynt.

Baca juga: AS akan Menyetop Perdagangan Diplomatik dengan Myanmar sampai Kudeta Dicabut

Baca juga: Thailand Bersiap Hadapi Potensi Eksodus Pengungsi dari Myanmar





Sumber Berita

admin
the authoradmin

Tinggalkan Balasan