Minggu, September 26, 2021
Internasional

Menlu Retno Terima Kunjungan Menlu Iran di Jakarta, Ini yang Dibahas | Tribun

Menlu Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Filipina Akan Lakukan Kunjungan Tiga Hari ke China

Tribun.website, JAKARTA – Menteri Luar Negeri Indonesia (Menlu RI) Retno Marsudi telah melakukan pertemuan dengan Menlu Iran Mohammad Javad Zarif di Gedung Pancasila, Jakarta, Senin (19/4/2021).

Kemlu RI dalam keterangannya menyatakan kedua menlu membahas kerja sama RI – Iran dalam bidang kesehatan dan ekonomi.

Khususnya dalam upaya bersama dalam mengatasi pandemi dan mempercepat pemulihan ekonomi.

“Menlu Iran juga telah melakukan kunjungan kehormatan kepada Bapak Presiden RI,” tulis Kemlu RI lewat pernyataan Senin (19/4/2021).

Baca juga: Menilik Rumah Menlu Pertama RI Achmad Soebardjo di Cikini: Menyimpan Segudang Cerita Perjuangan

Tidak seperti biasanya, pertemuan kedua Menlu kali ini tidak diselenggarakan konferensi pers.

Namun Kemlu Iran dalam pernyataan persnya menyebut bahwa Menlu Iran menyerukan perjanjian tarif preferensial dengan Indonesia.

Zarif menyuarakan kesiapan Teheran untuk melanjutkan pembicaraan dengan Jakarta tentang perjanjian tarif preferensial.

Zarif memuji pendirian Indonesia yang berprinsip di Dewan Keamanan PBB untuk menyelamatkan kesepakatan nuklir Iran 2015 (yang dikenal sebagai JCPOA) dan untuk membantu mendukung implementasi Resolusi DK PBB 2231.

Menlu Retno juga turut memuji hubungan yang berkembang antara kedua negara di berbagai bidang, termasuk sektor ekonomi.

Retno mengungkapkan harapan bahwa kedua negara akan memfasilitasi perdagangan bilateral oleh komisi perdagangan bersama dan perjanjian yang sedang dipelajari.

Kedua menteri luar negeri juga meninjau cara-cara untuk mendukung hukum internasional dan membahas perkembangan terakhir proses perdamaian di Afghanistan.

Zarif meninggalkan Teheran menuju Jakarta pada hari Minggu dalam konteks “diplomasi Ramadhan” untuk mempromosikan hubungan bilateral.

Diketahui pada tahun 2020, Indonesia dan Iran memperingati 70 tahun hubungan diplomatik. 

Di tahun 2020,  total perdagangan kedua negara meningkat 52%, yaitu mencapai USD 215 juta, dari nilai tahun 2019 sebesar USD 141,60 juta.



Sumber Berita

admin
the authoradmin

Tinggalkan Balasan