Selasa, Agustus 3, 2021
Daerah

Modus Pengobatan Alternatif Berupa Kunci Batin, JP Tega Cabuli Anak Didiknya | Tribun

Modus Pengobatan Alternatif Berupa Kunci Batin, JP Tega Cabuli Anak Didiknya

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, BENGKAYANG – Kapolres Bengkayang Akbp NB. Dharma menyampaikan, bahwa dalam kasus tindak asusila terhadap anak dibawah umur tersebut pelaku (JP) melakukan aksi terhadap anak-anak didiknya, Selasa 6 April 2021.

Pelaku dalam melancarkan aksinya, berpura-pura membujuk rayu para korban dengan jaminan pengobatan alternatif yang diterima oleh korban berupa berkunci batin.

Kapolres Bengkayang mengungkapkan, bahwa para korban tersebut tidak mengetahui apa saja terkait berkunci batin.

Oleh karenanya, pelaku mendesak para korbannya serta menakut-nakuti bahwa setiap korban memiliki penyakit yang harus segera disembuhkan.

Baca juga: Kasus Pencabulan di Bengkayang Terungkap, Tersangka Diajukan Hukuman Kebiri

Apabila korban tidak segera disembuhkan, maka penyakit tersebut bisa bertambah para serta penyakitnya tidak bisa sembuh di tempat lain.

“Pelaku mengatakan hal tersebut kepada satu-persatu muridnya melalui chat whatsapp secara pribadi. Sehingga para korban yang merasa takut kemudian mendatangi rumah pelaku untuk melakukan pengobatan berkunci batin,” ucap Kapolres Bengkayang.

Dari modus yang dijalankan oleh pelaku, manfaat dari berkunci batin tersebut memiliki khasiat-khasiat yakni mengusir perbuatan jahat seperti santet, sihir dan lain sebagainya.

“Untuk manfaatnya sendiri, pelaku mengaku kepada para korban bahwa berkunci batin itu memiliki khasiat untuk mengusir perbuatan jahat seperti santet, sihir, dan sebagainya. Selain itu pelaku juga mengimi-imingi dengan berkunci batin adalah untuk menyucikan atau membersihkan badan dari hal-hal kotor,” terangnya.

“Selain itu, manfaat lainnya adalah untuk dijauhkan dari orang-orang jahat. Serta untuk menghilangkan berbagai penyakit,” pungkasnya. (*)





Sumber Berita

admin
the authoradmin

Tinggalkan Balasan