Sabtu, September 25, 2021
Internasional

Nagorno-Karabakh: Rusia mengerahkan pasukan penjaga perdamaian setelah kesepakatan damai | Tribun

Pengunjuk rasa di Yerevan setelah kesepakatan damai diumumkan.


Ratusan personel penjaga perdamaian Rusia dikerahkan ke daerah kantong yang dipersengketakan Nagorno-Karabakh, menyusul kesepakatan untuk mengakhiri konflik di kawasan itu.

Pertempuran sengit antara pasukan Azerbaijan dan etnik Armenia berlangsung selama berminggu-minggu, sampai kedua belah pihak menyetujui perjanjian damai yang dimediasi oleh Rusia Senin (09/11).

Wartawan BBC Orla Guerin di ibu kota Azerbaijan, Baku, mengatakan perjanjian ini dianggap sebagai kemenangan bagi Azerbaijan dan kekalahan bagi Armenia.

Pengunjuk rasa di Armenia merusak gedung-gedung perkantoran dan menyerukan mundurnya Perdana Menteri Nikol Pashinyan.

Nikol Pashinyan, menyebut kesepakatan itu “sangat menyakitkan bagi saya dan rakyat kami”.

Perjanjian itu disepakati setelah enam minggu pertempuran antara Azerbaijan dan Armenia.

Wilayah itu diakui secara internasional sebagai bagian Azerbaijan, tetapi telah dikendalikan oleh etnis Armenia sejak 1994.

Pada tahun itu, gencatan senjata ditandatangani setelah pecah pertempuran, namun tidak ada kesepakatan damai.

Reuters
Pengunjuk rasa di Yerevan setelah kesepakatan damai diumumkan.

Sejumlah perjanjian gencatan senjata telah ditengahi sejak pertempuran pecah lagi pada bulan September, tetapi semuanya gagal.

Apa yang sudah disepakati?

Kesepakatan damai itu mulai berlaku pada Selasa (10/11) dari pukul 01.00 waktu setempat.



Sumber Berita

admin
the authoradmin

Tinggalkan Balasan