Minggu, Agustus 1, 2021
Daerah

Namanya Dicatut untuk Menipu, Danyonko 465 Paskhas Kaget dan Pastikan Tak Ada Biaya Rekrutmen TNI AU | Tribun

Namanya Dicatut untuk Menipu, Danyonko 465 Paskhas Kaget dan Pastikan Tak Ada Biaya Rekrutmen TNI AU

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBURAYA – Sebanyak 13 orang di Kalimantan Barat tertipu, dengan dijanjikan akan diloloskan masuk TNI/Wara tanpa tes dengan imbalan 100 Juta rupiah.

Dalam hal ini, dua pelaku berinisial MY (52) dan IS (36) pun telah diringkus oleh anggota Batalyon Komando 465 Paskhas, dan diamankan di Mapolres Kubu Raya.

Danyonko 465 Paskhas, Letkol Pas Jhoni Imanuel Laimeheriwa menegaskan bahwa, tidak ada pemungutan biaya apapun dalam rekrutmen Taruna, Taruni Akademi TNI, Bintara dan Tamtama TNI AU.

Bahkan terkait 13 orang yang tertipu tersebut, dirinya juga disebut-sebut oleh pelaku dalam menjalankan aksinya.

Baca juga: Lakukan Penipuan, Purnawirawan TNI Diamankan Polisi

“Saya juga kaget, ketika mendengar nama saya juga dibawa-bawa oleh pelaku. Katanya kenal sama saya ,dan bisa membantu untuk masuk TNI,” ujarnya kepada Tribun, pada Minggu 4 April 2021 malam.

“Awal mulanya saya dapat informasi dari pendeta saya di GPdI Ebenhaezer Supadio, katanya mau ngomong sesuatu. Disitu kemudian dia bilang ada informasi yang mengatasnamakan saya bisa membantu masuk TNI dengan membayar 100 juta per orang,” lanjutnya.

Atas landas itupun, dia meminta untuk mencari tahu, dan memanggil satu diantara korban yang telah tertipu.

“Kemudian saya dapat nomor dan mencoba menghubungi salah satu korban yang tergiur dengan penipuan itu. Disitu saya ngobrol dan meminta dia untuk datang ke Batalyon untuk menceritakan yang sebetulnya,” katanya.

“Padahal saya kenal saja tidak. Orang itu dulu memang pernah menghadap ke saya. Waktu itu dia meminta tolong, karena ada hutang dengan anggota saya yang merentalkan mobilnya. Dan meminta tolong untuk membicarakan itu dengan anggota saya agar bisa memberi waktu,” sambungnya.

Lebih lanjut, dirinya pun kaget namanya dibawa-bawa oleh pelaku MY. Untuk itu kemudian dirinya menugaskan anggotanya untuk mencari pelaku.

“Singkat cerita pun, kita menyuruh salah satu korban untuk menghubungi pelaku, dan menanyakan posisinya sedang dimana. Disitulah ketika pelaku menuju ke rumah, saya perintahkan anggota untum jemput dan bawa ke Batalyon,” pungkasnya.

“Kemudian saya kordinasikan dengan Kapolres Kubu Raya, dan akhirnya kini pelaku telah diamankan di Mapolres Kubu Raya,” lanjutnya.

Selaku Danyonko 465 Paskhas dirinya kembali menegaskan bahwa tidak ada pemungutan biaya apapun dalam rekrutmen Taruna, Taruni Akademi TNI, Bintara dan Tamtama TNI AU.

Apalagi, tegas dia pengumuman dilakukan secara resmi, dan tidak menggunakan aplikasi chatting seperti Whatsapp. (*)





Sumber Berita

admin
the authoradmin

Tinggalkan Balasan