Minggu, September 26, 2021
Internasional

Pemimpin Militer Myanmar Ajukan Dakwaan Baru terhadap Aung San Suu Kyi | Tribun

Dalam foto file yang diambil pada 17 Juli 2019 ini, Penasihat Negara Myanmar Aung San Suu Kyi berbicara selama upacara pembukaan Pusat Inovasi Yangon di Yangon. Pemimpin sipil Myanmar yang digulingkan Aung San Suu Kyi terkena dua dakwaan pidana baru ketika dia muncul di pengadilan melalui tautan video pada 1 Maret 2021, sebulan setelah kudeta militer yang memicu protes besar-besaran tanpa henti


Tribun.website – Pemimpin Myanmar yang digulingkan, Aung San Suu Kyi akan menghadapi tuduhan baru terkait dugaan korupsi dari para jenderal yang merebut kekuasaan dalam kudeta pada 1 Februari 2021.

Sementara itu, para pengunjuk rasa yang turun ke jalan masih memperjuangkan pemulihan demokrasi menghadapi isolasi di tengah pemadaman jaringan internet.

Peraih Nobel berusia 75 tahun, yang ditahan bersama dengan pembantu utama lainnya ketika militer mengambil kendali negara itu, telah didakwa karena memiliki walkie-talkie tak berizin dan melanggar pembatasan virus corona.

Baca juga: Jokowi Bakal Kontak Sultan Brunei Sikapi Situasi di Myanmar

Baca juga: Junta Myanmar Tuding Aung San Suu Kyi Lakukan Korupsi, Pengacara: Itu Tidak Berdasar

Dalam foto file yang diambil pada 17 Juli 2019 ini, Penasihat Negara Myanmar Aung San Suu Kyi berbicara selama upacara pembukaan Pusat Inovasi Yangon di Yangon. Pemimpin sipil Myanmar yang digulingkan Aung San Suu Kyi terkena dua dakwaan pidana baru ketika dia muncul di pengadilan melalui tautan video pada 1 Maret 2021, sebulan setelah kudeta militer yang memicu protes besar-besaran tanpa henti (STR / AFP)

Pada Rabu malam (17/3/2021), penyiar militer Myawady menayangkan video seorang pengusaha Myanmar yang mengaku memberinya total $ 550.000 selama beberapa tahun.

Mengutip Al Jazeera, Maung Weik, seorang pengembang properti, mengatakan bahwa dia telah menyumbangkan uang kepada tokoh-tokoh senior pemerintah untuk kelancaran bisnisnya.

“Aung San Suu Kyi melakukan korupsi dan (pihak berwenang) bersiap untuk menuntutnya sesuai dengan undang-undang antikorupsi,” kata seorang penyiar selama siaran.

Baca juga: PBB: 149 Orang Tewas, Ratusan Hilang dalam Kerusuhan Myanmar

Bukan Kali Pertama

Ini bukan pertama kalinya tuduhan korupsi diajukan terhadap Suu Kyi.

Pekan lalu seorang juru bicara militer mengatakan seorang menteri utama yang sekarang ditahan telah mengakui memberinya $ 600.000 dan lebih dari 10 kilogram emas batangan.

Pengacaranya telah membantah tuduhan tersebut.



Sumber Berita

admin
the authoradmin

Tinggalkan Balasan