Sabtu, September 25, 2021
Daerah

Pemkab Mabar Diharapkan Respon Persoalan Jalan dan Jembatan di Nisar Desa Nanga Bere | Tribun

Pemkab Mabar Diharapkan Respon Persoalan Jalan dan Jembatan di Nisar Desa Nanga Bere

Pemkab Mabar Diharapkan Respon Persoalan Jalan dan Jembatan di Nisar Desa Nanga Bere

POS-KUPANG.COM | LABUAN BAJO — Ketua DPRD Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Martinus Mitar mengharapkan Pemkab Mabar segera merespon persoalan jalan dan jembatan di Nisar Desa Nanga Bere, Kecamatan Lembor, Kabupaten Mabar, Sabtu (13/3/2021).

Hal tersebut disampaikan menyusul keluhan masyarakat Nisar yang menilai akses jalan yang sulit dan ketiadaan jembatan yang dapat membantu para siswa untuk bersekolah.

“Daerah Nisar menurut saya sebagai daerah yang hingga saat ini terisolasi, saya pikir pemerintah jangan diam,” katanya.

Menurutnya, Nisar merupakan salah satu dari sedikit daerah yang terisolasi di Kabupaten Mabar, sehingga patut menjadi salah satu prioritas pembangunan pemerintah.

“Fokus pemerintah harus pula membuka keterisolasian pada desa, daerah isolasi itu sudah cukup atau sudah berakhir, kalau masih ada, sangat maka harus segera diakhiri. Kalau masih ada ini saatnya untuk diakhiri,” ujarnya.

Terkait kebutuhan warga dan siswa agar adanya jembatan untuk melintasi sungai Wae Mese Nanga Bere, Martinus Mitar, mengharapkan dalam jangka pendek dibangun jembatan gantung.

Hal tersebut demi keselamatan para siswa saat memasuki musim penghujan karena banjir, serta memudahkan akses masyarakat ke fasilitas kesehatan.

“Saya sepakat antisipasi jangka pendek membuat jembatan gantung setidaknya bisa mobilisasi manusia dan resiko,” jelasnya.

Pemerintah, lanjut dia, diharapkan membuka keterisolasian beberapa desa di daerah itu, terlebih Kabupaten Mabar yang telah berusia 17 tahun dan perkembangan pembangunan yang ada saat ini.





Sumber Berita

admin
the authoradmin

Tinggalkan Balasan