Selasa, Agustus 3, 2021
Regional

Polisi Pergoki Pasangan Berbuat Asusila di Tempat Spa, Alat Kontrasepsi dan Seprai Jadi Barang Bukti | Tribun



Laporan Wartawan TribunLombok.com, Sirtupillaili

Tribun.website, LOMBOK BARAT – Tim Puma Polres Lombok Barat, Polda NTB menggerebek sebuah tempat spa di kawasan wisata Batu Layar, Kabupaten Lombok Barat yang ternyata dijadikan lokasi bisnis prostitusi, Senin (29/3/2021).

Seorang muncikari dan pasangan lelaki hidung belang beserta teman wanitanya diciduk malam itu.

Kepolisian telah menetapkan sang muncikari sebagai tersangka utama.

“Terduga pelaku seorang perempuan muncikari berinisial IR (46), warga Penimbung, Kecamatan Gunungsari, Lombok Barat,” ungkap Kasat Reskrim Polres Lombok Barat AKP Dhafid Shiddiq, melalui Kasubbag Humas AKP Agus Pujianto, Kamis (1/4/2021).

Agus Pujianto menjelaskan, pengungkapan kasus itu berawal dari informasi dari masyarakat yang menyebut ada satu Spa di Batu Layar, menyediakan pijat plus-plus.

“IR, selaku pengelola Spa, menarik tarif berbeda sesuai layanan yang diinginkan pengunjung, sehingga setiap tamu yang datang bisa melakukan perbuatan asusila,” terangnya.

Bila tamu hanya datang untuk pijat, cukup membayar Rp 150 ribu.

Bagi yang ingin mendapatkan layanan lebih, (pijat plus-plus), maka tamu tersebut harus menambah pembayaran.

“Bila menginginkan layanan pijat plus-plus (perbuatan asusila), dikenakan tarif tambahan senilai Rp 500 ribu,” katanya.





Sumber Berita

admin
the authoradmin

Tinggalkan Balasan