Politik

Politikus PAN: Pilpres AS Harus Jadi Pelajaran bagi RI yang Kerap Dibayangi Narasi Lembaga Survei | Tribun

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Chaerul Umam

Tribun.website, JAKARTA – Pemilihan presiden (pilpres) Amerika Serikat yang dipastikan dimenangkan oleh Joe Biden-Kamala Harris patut menjadi pembelajaran bagi Indonesia dalam berdemokrasi.

Anggota Komisi II DPR RI Guspardi Gaus mengatakan, Biden telah menunjukkan bahwa dirinya adalah sosok yang akomodatif di tengah aspirasi pemilih AS yang multietnis, agama, dan teritori (negara bagian).

Menurutnya, hal ini menjadi nilai demokratis yang patut dicatat. Apalagi, hampir 80 persen suara pemilih muslim Amerika Serikat mendukung Biden.

Baca juga: Membandingkan Respons China, RI, dan Australia atas Kemenangan Joe Biden di Pilpres AS

“Belum lagi suara imigran dan juga suara pemilih di kantong-kantong suara Trump sebagai petahana,” kata Guspardi kepada wartawan, Senin (9/11/2020).

Politikus PAN itu mengatakan, kemenangan Biden ini merupakan sebuah gambaran perihal proses demokrasi rakyat Amerika Serikat.

Kemenangan Biden yang terjadi di basis dan kantong-kantong suara Trump, patut ditengarai bahwa Pilpres AS tak terganggu oleh penetrasi kekuasaan petahana.

Baca juga: Joe Biden Memenangkan Pilpres Amerika 2020, tapi Perhitungan Suara Masih Terus Berlanjut

“Ini pelajaran berharga bagi kita semua, bagi pemilih, bagi politisi, dan juga bagi penyelenggara pemilu kita. Fakta bahwa pemilu di Indonesia masih kerap dibayang-bayangi oleh narasi lembaga survei dan quick count adalah hal yang perlu dibenahi,” ucapnya.

“Pasca kemenangan Biden, ada kesadaran bersama di tanah air Indonesia untuk melakukan perbaikan dan peningkatan kualitas pelaksanaan demokrasi yang jujur dan adil,” pungkas Guspardi.



Sumber Berita

admin
the authoradmin

Tinggalkan Balasan