Rabu, Agustus 4, 2021
Daerah

Simulasi PSSU, Divisi Teknis KPU Kalbar Pastikan Hanya KPU yang Melakukan Penghitungan | Tribun

Simulasi PSSU, Divisi Teknis KPU Kalbar Pastikan Hanya KPU yang Melakukan Penghitungan

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SEKADAU – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sekadau menggelar simulasi penghitungan surat suara ulang (PSSU) di halaman kantor KPU Sekadau, Sabtu 10 April 2021.

Simulasi hitung ulang tersebut dihadiri oleh anggota KPU RI, anggota KPU Provinsi Kalbar, Bawaslu Sekadau, saksi dari kedua pasangan calon dan pihak keamanan TNI-Polri, serta Dinas Kesehatan Kabupaten Sekadau.

Divisi Teknis KPU Kalbar, Erwin mengatakan simulasi itu sebagai bentuk persiapan KPU Sekadau setelah amar putusan Mahkamah Konstitusi ditetapkan, pada sengketa Pilkada Kabupaten Sekadau tahun 2020.

Dimana MK memerintahkan kepada KPU Sekadau untuk melakukan penghitungan suara ulang, untuk 65 TPS di Kecamatan Belitang Hilir.

Baca juga: Maskendari Harap Pemuda Katolik Sekadau Jadi Rumah Besar Pemersatu Perbedaan Bagi Pemuda Katolik

“Dalam amar putusan MK, KPU hanya menghitung suara saja. Sebelumnya KPU juga telah melakukan sosialisasi kepada elemen masyarakat. Sehingga masyarakat tau tentang kegiatan tanggal 12 nanti,” kata Erwin.

Lebih lanjut Erwin memastikan KPU Sekadau tidak lagi membentuk badan Ad Hoc seperti KPPS atau PPK dalam proses hitung ulang tersebut.

“Perintah di MK sudah jelas, bahwa memerintahkan KPU yang melakukan penghitungan suara ulang. KPU dibantu sekretariat, dihadiri saksi Paslon, dan diawasi Bawaslu,” lanjutnya.

Berkaitan dengan PKPU RI nomor 18 tahun 2020 tentang perubahan atas PKPU nomor 8 tahun 2018 tentang pemungutan dan penghitungan suara pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/ atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota, Pasal 73 ayat (2) a dan b. yang mengatur tentang pembentukan KPPS dan PPK untuk melakukan penghitungan suara ulang.

Erwin menjelaskan KPU saat ini hanya berfokus pada amar putusan Mahkamah Konstitusi. “Karena amar putusan MK ada memerintahkan KPU Sekadau untuk melakukan perhitungan maka ini yang menjadi garis besar kita. Kita yakin apa yang dilakukan kawan-kawan tidak akan keluar dari PKPU,” lanjutnya.

Sementara itu, nantinya dalam hitung ulang suara, akan digunakan 4 panel.

Dengan tujuan mempercepat dan mempermudah proses penghitungan suara.

Sistemnya akan dilakukan penghitungan untuk satu desa terlebih dahulu di 4 panel tersebut. Setelah selesai satu desa, baru dilanjutkan dengan desa lainnya.

“setelah desa satu selesai, lanjut desa kedua dengan penghitungan di 4 panel. Masing-masing panel akan ada KPU, Bawaslu dan saksi kedua paslon. Sehingga pengawasan dan penghitungan jadi lebih terpantau, kita mengeluarkan kotak suara pun lebih teratur,” tandasnya.

Ketua KPU Sekadau, Drianus Saban menjelaskan simulasi penghitungan suara tersebut dilakukan agar sesuai dengan proses, dan ketentuan yang telah diatur.

“Tata cara sudah di atur oleh KPU, agar pada pelaksanaan pada hari Senin nanti akan dilakukan pada pukul 08.00 WIB. Setelah, simulasi kita akan lakukan evaluasi,” jelas Saban. (*)





Sumber Berita

admin
the authoradmin

Tinggalkan Balasan