Minggu, September 26, 2021
Regional

Sosiolog Unmul Samarinda Soroti Remaja Terjerumus Prostitusi, Ini Faktor Pemicunya | Tribun



Laporan Wartawan Tribun Kaltim Mohammad Fairoussaniy

Tribun.website, SAMARINDA – Anak di bawah umur yang terjerumus dalam prostitusi online perlu atensi khusus.

Pasalnya dua kali kepolisian Samarinda mengungkap bisnis haram ini, mereka bergaul di lingkungan yang buruk dan terpapar konten negatif dari gadget.

Baru-baru ini terungkap, anak di bawah umur menjadi korban eksploitasi mucikari yang memang sengaja menawarkan jasa pada para pria hidung belang.

Fenomena remaja menjadi korban bisnis haram mendapat sorotan dari Sosiolog Unmul Sri Murlianti, saat dikonfirmasi awak media, Kamis (18/3/2021) petang.

Menurut Sri, sapaan akrabnya, maraknya remaja yang terlibat di dalam praktek prostitusi lantaran beberapa faktor, mulai  faktor sosial maupun ekonomi. 

Dalam pergaulannya, remaja masa kini terpengaruh oleh gaya hidup yang tidak seharusnya mereka lakukan, tentunya lingkaran pergaulan yang cenderung negatif ditambah pengawasan orangtua yang lemah memudahkan anak remaja terjebak. 

Baca juga: Kompol AS dan Dua Kaki Tangannya Tak Berkutik Setelah Dilaporkan Muncikari dan PSK yang Diperas

Lebih-lebih lagi, kini remaja saat ini bisa dengan mudah terpapar konten-konten negatif yang muncul di gadget atau ponsel pintarnya. 

“Anak-anak jika dilepas dengan gadget masing-masing, yang tidak dikontrol, apapun bisa masuk. Kita tidak dapat mengerti (konten) apa yang masuk kepada anak-anak tersebut itu yang berada di keluarga. Lalu kemudian di lingkungan itu juga apa yang diajarkan oleh lingkungan itu penting,” jelasnya. 

Di samping itu, gaya hidup konsumtif dan hedonis yang mereka sering lihat, membuat para remaja ikut terjebak. 





Sumber Berita

admin
the authoradmin

Tinggalkan Balasan