Sabtu, September 25, 2021
Populer

Tak Boleh Asal, Ini Aturan Penggunaan Tanda Hubung (-), Masih Kerap Salah Pemakaian | Tribun


Tribun.website –  Tanda hubung (-) merupakan salah satu tanda baca yang sering digunakan dalam penulisan bahasa Indonesia.

Dalam penggunaannya, tanda hubung tidak asal ditulis karena ada sejumlah aturan yang harus diketahui terlebih dahulu.

Menurut Sujinah dan kawan-kawan dalam Buku Ajar Bahasa Indonesia Edisi Revisi (2018), pemakaian tanda hubung (-) harus disesuaikan dengan fungsi dan aturan penggunaannya yang mengacu pada Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia atau PUEBI.

Agar lebih memahaminya, mari kita simak aturan penggunaan tanda hubung (-) yang dikutip dari buku Sari Kata Bahasa Indonesia & EYD (2014) karya Cherly Suatman Triwarsih dan melansir dari situs PUEBI Daring:

  • Tanda hubung digunakan untuk menyambung suku kata yang terpisah atau terpenggal oleh pergantian baris

Contohnya:

Hari ini kita akan per-
gi ke pasar.

Kemarin ibu berhasil mem-
beli ayam goreng.

 

  • Tanda hubung dipakai untuk menyambung unsur kata ulang

Contohnya:

  1. Anak-anak itu terlihat sangat lucu.
  2. Pipinya berwarna kemerah-merahan karena malu.
  • Tanda hubung dipakai untuk menyambung penulisan tanggal, bulan, dan tahun, yang dinyatakan dengan angka ataupun menyambung huruf yang diejak satu per satu

Contohnya:

Sekarang tanggal 08-03-2021.





Sumber Berita

admin
the authoradmin

Tinggalkan Balasan