Tanggapi Moeldoko, AHY Geram Ideologi Partai Demokrat Dipertanyakan: Fitnah dan Tuduhan yang Keji! | Tribun

oleh -0 views


Tribun.website – Kekisruhan di internal Partai Demokrat tak kunjung mereda dan justru semakin membara.

Kali ini, kubu kontra-Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) alias kubu Moeldoko kembali melempar serangan.

Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko menuding adanya kecenderungan tarikan ideologis di tubuh Partai Demokrat di bawah kepemimpinan AHY.

Menanggapi hal itu, AHY dengan geram membantah pernyataan Moeldoko yang menyebut ada tarikan ideologis di tubuh Partai Demokrat.

Baca juga: Bantah Moeldoko Soal Ideologi Demokrat, Syarief Hasan: Kami Tetap Nasionalis-Religius

Baca juga: Sebut Ideologi Demokrat Bergeser, Kamhar: Kakak Pembina Giring Opini Manfaatkan Teror Bom Makassar

AHY menegaskan, ideologi Partai Demokrat adalah ideologi pancasila.

“Kami tegaskan bahwa ideologi Partai Demokrat adalah Pancasila. Partai Demokrat juga menjunjung tinggi kebinekaan atau pluralisme.”

“Ini sudah final. Harga mati dan tidak bisa ditawar-tawar lagi,” kata AHY, dalam keterangan tertulis yang diterima Tribunnews.com, Senin (29/3/2021).

AHY mengaku heran dan meminta Moeldoko menjelaskan maksud dari pernyataannya soal tarikan ideologis itu.

Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY mengadakan pertemuan dengan pimpinan DPD Partai Demokrat se-Indonesia di Kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta Pusat, Minggu (7/3/2021). Pada kesempatan tersebut, para pimpinan DPD Partai Demokrat menyatakan bahwa mereka tetap mendukung dan setia pada kepemimpinan AHY sebagai Ketua Umum Partai Demokrat yang mengacu pada Kongres V Partai Demokrat. Tribunnews/Jeprima (Tribunnews/Jeprima)

“Sekali lagi, KSP Moeldoko harus menjelaskan apa yang dimaksud dengan ‘tarikan ideologis’ di Partai Demokrat,” ungkap AHY.

AHY menyampaikan, Partai Demokrat menolak dengan keras ideologi radikal yang tumbuh-berkembang di Indonesia.



Sumber Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *