Trump Diam-diam Pecat Tiga Kepala Agensi saat Penghitungan Suara, Gedung Putih Tak Berkomentar | Tribun

  • Whatsapp
Ekspresi lesu Presiden AS Donald Trump saat mengepalkan tinjunya setelah berbicara pada malam pemilihan di Ruang Timur Gedung Putih di Washington, DC, 4 November 2020. Orang dalam Gedung Putih mengungkapkan, di balik ngototnya Trump menolak hasil Pilpres AS, Trump dilanda ketakutan akan dipenjara bila ia tidak jadi presiden karena begitu banyaknya tuntutan hukum terhadapnya.


Tribun.website – Pemerintahan Donald Trump disebut telah memecat tiga kepala agen federal Amerika Serikat (AS).

Hal tersebut dilakukan kabarnya di tengah perhitungan suara Pemilihan Presiden (Pilpres) AS 2020 lalu.

Adapun klaim alasan pemecatan lantaran sikap tidak setuju dengan beberapa kebijakan di Pemerintahan Trump..

Dilansir dari New York Times Post, pemecatan tersebut salah satunya dilakukan kepada Lisa Gordon-Hagerty, administrator Administrasi Keamanan Nuklir Nasional.

Dirinya dipaksa mengundurkan diri pada hari Jumat (6/11/2020).

Lisa Gordon-Hagerty adalah wanita pertama yang mengawasi badan yang bertanggung jawab atas persediaan nuklir.

Tahun lalu, dia masuk dalam daftar pendek presiden sebagai pengganti mantan Penasihat Keamanan Nasional John Bolton.

Trump juga disebut memecat Bonnie Glick, yang digantikan oleh pejabat administrator John Barsa.

Kemudian, Neil Chatterjee, ketua Komisi Pengaturan Energi Federal dan mantan ajudan Pemimpin Mayoritas Senat Mitch McConnell, juga dipecat.

Ekspresi lesu Presiden AS Donald Trump saat mengepalkan tinjunya setelah berbicara pada malam pemilihan di Ruang Timur Gedung Putih di Washington, DC, 4 November 2020. Orang dalam Gedung Putih mengungkapkan, di balik ngototnya Trump menolak hasil Pilpres AS, Trump dilanda ketakutan akan dipenjara bila ia tidak jadi presiden karena begitu banyaknya tuntutan hukum terhadapnya. (MANDEL NGAN / AFP)

Chatterjee, yang akan tetap sebagai komisaris agensi, mengatakan dalam sebuah wawancara dengan Washington Examiner bahwa mungkin pemerintahan Trump sedang melakukan ‘pembalasan;.

Penulis: garudea prabawati

Editor: Daryono



Sumber Berita

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *