Vaksin AstraZeneca Covid-19 Ditangguhkan di Irlandia, akibat Kekhawatiran Terjadinya Pembekuan Darah | Tribun

oleh -2 views
Ilustrasi vaksin Covid-19 dari Universitas Oxford dan AstraZeneca, diambil pada 23 November 2020.


Tribun.website – Irlandia telah menangguhkan vaksin virus corona AstraZeneca karena muncul kekhawatiran terjadinya pembekuan darah pada tubuh penerima vaksin.

Dilansir Mirror, Komite Penasihat Imunisasi Nasional (NIAC) Irlandia merekomendasikan agar penggunaan vaksin dihentikan Minggu (14/3/2021).

Menteri Kesehatan Irlandia Stephen Donnelly menegaskan tindakan itu merupakan ‘langkah pencegahan’.

Keputusan itu diambil setelah laporan di Norwegia tentang empat peristiwa pembekuan darah yang serius pada orang dewasa setelah menerima vaksin, lapor Irish Mirror.

Namun demikian, Organisasi Kesehatan Dunia mengatakan tidak ada hubungan antara vaksin dan kemungkinan terjadinya penggumpalan darah.

Baca juga: Ditangguhkan di Eropa, Pemerintah Pantau Perkembangan Vaksin AstraZeneca

Baca juga: WHO: Tidak Ada Alasan Untuk Hentikan Penggunaan Vaksin AstraZeneca

Ilustrasi vaksin Covid-19 dari Universitas Oxford dan AstraZeneca, diambil pada 23 November 2020. (JOEL SAGET / AFP)

Wakil kepala petugas medis Irlandia, Dr Ronan Glynn mengatakan NIAC merekomendasikan penangguhan vaksin atas informasi dari Badan Obat Norwegia.

Glynn menambahkan, “Setelah berdiskusi dengan Health Products Regulatory Authority (HPRA), National Immunization Advisory Committee (NIAC) merekomendasikan agar pemberian Vaksin Covid-19 AstraZeneca ditunda sementara mulai Minggu 14 Maret pagi.”

“Rekomendasi ini dibuat menyusul laporan dari Badan Obat Norwegia tentang empat laporan baru kasus pembekuan darah yang serius pada orang dewasa setelah vaksinasi dengan Vaksin Covid-19 AstraZeneca.”

“Memang belum disimpulkan bahwa ada kaitan antara Vaksin Covid-19 AstraZeneca dan kasus-kasus seperti ini.”

“Namun, bertindak berdasarkan prinsip kehati-hatian, dan menunggu penerimaan informasi lebih lanjut, NIAC telah merekomendasikan penangguhan sementara program vaksinasi AstraZeneca di Irlandia.”



Sumber Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *